Untuk Saudara Seimanku yang Pelupa

Lelah diri ini membaca semua update nyinyir kamu di media sosial. Hmm.. tapi, saya berasumsi kamu bukan nyinyir, kamu hanya lupa. Kamu pelupa. Karenanya, diri ini ingin memastikan apakah kamu benar-benar lupa atau tidak.
Saudaraku, apakah kamu sudah Shalat 5 waktu tepat waktu hari ini?

Apakah sudah ada ayat suci Al-Qur’an yang kau baca? Minimal kamu putar dari handphone pintarmu itu, untuk didengarkan dengan seksama.

Saudaraku, apakah kamu masih ingat Tuhan kita?

Siapa Rasul kita?

Siapa Nabi kita? 

Bahwa ada sosok yang mencatat segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini, siapakah dia?
Saudaraku, untuk setiap update nyinyir berbalut ilmu yang kamu buat itu, masihkah ingat siapa guru yang mengajarkannya?

Apakah kamu masih ingat, kapan terakhir kali menjadi bagian dari majelis ilmu untuk menimba manfaat darinya?

Saudaraku, jika lupa, sebutkanlah bahwa kamu lupa. Jangan mempermalukan dirimu sendiri dengan berucap berlebih, tanpa dasar yang ada. Tanpa dasar ilmu. Tanpa dasar percaya. Tanpa dasar keimanan.

Saudaraku, diri ini pun seringkali lupa. Menjadi berlebihan, padahal tidak ada yang bisa dilebih-lebihkan. Oleh karenanya, mari kita saling mengingatkan. Kita bersaudara, perlu sekali untuk saling mengingatkan. 

Bahwa, agama indah kita ini penuh dengan kebaikan, hidup ini hanyalah ujian, setiap perbuatan pasti ada pembalasan. 

Ingatlah saudaraku, dengan Syahadat kita, janji kita pada Sang Pencipta bahwa,

Tiada Tuhan selain Dia, Allah SWT, dan Rasulullah SAW adalah utusan-Nya.

29/11/2016

14.42 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s