Karena, Saya Cinta Akber Depok

Pada 9 Juli 2015 lalu, Akademi Berbagi (yang saat ini telah berubah menjadi Akademi Berbagi Foundation) merayakan hari jadi yang ke-5. Tidak ada perayaan khusus dan dianggap sebagai masa untuk penuh instropeksi diri. Saya setuju.

YSfQ7oWf

Sedangkan, pada bulan Mei lalu, Akber Depok memasuki tahun ke-4. Pertama kalinya dengan perayaan yang saya rasa cukup besar. Sebagai bagian dari relawan Akber Depok, saya merasa sangat bersyukur.

Jika dihitung, saya sudah hampir 3 tahun menjadi bagian dari Akber Depok, dengan hampir 2 tahun dihabiskan sebagai Kepala Sekolah (Pemimpin).

Satu alasan utama saya untuk memilih menjadi bagian dan fokus membangun Akber Depok adalah karena keberadaannya di Kota Depok. Saya sudah tahu Akademi Berbagi sudah lama, sebelum adanya Akber Depok. But, it’s too far. Saya merasa tidak akan maksimal menjadi bagian dari Akademi Berbagi (Jakarta) pada saat itu. Saat Akber Depok hadir, tanpa ragu, I’m in!

Masa 3 tahun ini, penuh dengan banyak pengalaman dan pembelajaran. Saya akui, terkadang memang terasa lelah. Tetapi, itu semua terhapus dengan pemikiran, “Ini buat Akber Depok, kok.. Insya Allah berkah.” Penuh harapan saya dan teman-teman relawan lainnya, semoga Akber Depok dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan Kota Depok.

Namun, entah mengapa, pada Ulang Tahun Akademi Berbagi Foundation yang ke-5 ini, saya merasa hampa. Saya cinta Akber Depok, tetapi rasa cinta saya berkurang pada Akademi Berbagi Foundation.

Berubah Menjadi Akademi Berbagi Foundation (ABF)

Awal tahun ini, boleh jadi merupakan masa terberat bagi Akademi Berbagi. Saya memang ‘orang luar’. Saya hanya ‘Kepala Sekolah Akber Depok’. Tetapi, kami mendapatkan tugas besar untuk membuat keputusan apakah ingin lanjut bergabung menjadi bagian dari Akademi Berbagi Foundation atau lepas dan membangun komunitas sendiri.

Dengan yakin 100%, kami semua (saya dan relawan Akber Depok) memutuskan untuk menjadi bagian dari Akademi Berbagi Foundation. Tanpa ragu.

Berbagai syarat dan ketentuan menjadi bagian dari Akademi Berbagi saya rasakan berkurang saat berubah menjadi bagian dari Akademi Berbagi Foundation. Teman-teman Akber Kota lainnya sudah mulai bebas berkreasi, kelas lebih banyak, bahkan beberapa kota yang tadinya kesulitan membuat kelas menjadi sangat aktif. Akber Kota berdiri sendiri, walaupun tetap menjadi bagian dari Akademi Berbagi Foundation. I love the idea.

Relawan Akber Depok Bukan Hanya Saya

Perubahan besar pada rutinitas kelas terjadi pada Akber Jakarta. Pada dasarnya, ‘Akber Jakarta’ ini memang tidak ada. Karena di Ibukota, Akber Jakarta merupakan representasi Akademi Berbagi pada umumnya. Biasanya, Akber Jakarta hadir setiap hari Kamis jam 7 malam. Setelah menjadi Akademi Berbagi Foundation, kelas Akber Jakarta yang hadir setiap pekan ini berubah menjadi Public Lecture setiap dua bulan.

Public Lecture ini merupakan kelas dalam bentuk besar dengan kapasitas peserta 100 orang dan guru yang sangat luar biasa. Karena merupakan kelas besar, relawan di sekitar Jakarta pun dikerahkan untuk membantu, yaitu Akber Depok dan Akber Bekasi. It’s okay. We love to do anything for Akademi Berbagi.

Hanya saja, koordinasi yang kurang jelas menjadikannya ‘not that okay’. Relawan Akber Depok bukan hanya saya saja, jadi koordinasi singkat tanpa penjelasan jelas membuat saya sulit untuk menyampaikannya pada teman-teman relawan. Sekali lagi, Akber Depok bukan hanya saya. Ada teman-teman relawan yang juga siap dan rela membantu. Bahkan jika memang sudah tidak membutuhkan bantuan kami lagi, kami pun tetap siap dan rela membantu.

Mohon Pengertian Anda

Banyak hal lainnya yang tidak bisa saya ceritakan dengan jelas disini mengapa saya merasa hampa pada Ulang Tahun Akademi Berbagi yang ke-5 ini. Jika ini memang Ulang Tahun yang penuh instropeksi diri, saya rasa memang tepat.

Jadikan momen ini sebagai masa bersama menyadari bahwa kegiatan ini menyita banyak waktu, tenaga, dan perasaan relawan. Kita semua manusia yang memiliki masa tertentu dalam hidup, apalagi hidup berkomunitas. Jika memang sudah terasa lelah, bukankah sebaiknya kita beristirahat?

Oleh karena itu, ijinkan saya untuk beristirahat sejenak dari segala kehebatan Akademi Berbagi ini. Bukan karena saya benci, tetapi karena saya terlalu cinta Akber Depok.

Biarkan sejenak saya membersihkan hati dan pikiran dari segala rasa juga pikir negatif. Biarkan sejenak saya berdiam dan menyadari kembali keindahan menjadi bagian dari Akber Depok. Biarkan sejenak saya menghilang dari Akademi Berbagi Foundation, agar dapat memberikan lebih bagi Akber Depok.

Entah mengapa, saya merasa sedih sekali saat menuliskan ini. Mungkin, karena saya takut. Saya takut tidak dapat memberikan manfaat lagi pada dan melalui Akber Depok.

Memang, Akber Depok merupakan bagian dari Akademi Berbagi Foundation. Namun, mengertilah, Akber Depok adalah Akber Kota. Kami memang dekat dengan Ibukota, tetapi kami memiliki kebersamaan tersendiri. Tolong jangan rusak kebersamaan ini hanya karena ikatan peraturan yang bahkan tidak dapat mengikat hati kami. Karena, hati relawan terikat hanya dengan rasa rela, bukan dengan segala sesuatu yang nyata.

Salam,

@talitazahrah

Relawan Akber Depok

12 Juli 2015 | 15.51 WIB

One thought on “Karena, Saya Cinta Akber Depok

  1. Halo Mbak Talita,

    First of all, shock dengan kabar pembekuan yang saya terima kemarin sore dari Group Whatsapp. What the kind of mistake sampai salah satu Akber Kota yang pengen gue samperin nongkrong di Code Margonda dibekuin setelah perayaan ABF ke-5 dan Ulang tahun Akber Depok ke-4?

    Dengan membaca alasan serta tentunya crosscheck dari tulisanmu ini dan slide yang pernah dibagiin kepada kepala Sekolah waktu LLM tentang ABF dan bentuk baru serta rule of the game nya. Personally, i am totally agree with your spirit dan value yang dirimu tulis di BLOG. Semua cerita itu benar dan seharusnya….

    Saya ini cuma relawan biasa mbak, bagian nyiapin kabel listrik sama proyektor dan sesekali bagian transportasi. Menyenangkan kok nyiapin kelas buat akberian, dan semangat itu yang kita terus jaga saat lelah dengan membaca berita Akber Kota sedang siapin kelas (adrenalin terpacu).

    Akademi Berbagi telah berubah menjadi Akademi Berbagi Foundation dan saat itu juga mulai counting down yang ada di kota-kota mulai melepas menggunakan Nama Akademi Berbagi dan cukup Akber (disuruh pake akronim dan disarankan tidak menggunakan kepanjangannya). Ada banyak hal yang mesti dibenahi lagi rule of the game sebuah Yayasan.

    Tidak mengurangi respect kepada para founder dan Pengurus ABF kejadian ini harus dijelaskan kepada publik relawan dan sekali lagi personally, Semoga tidak ada lagi Pengrusakan Kebahagiaan di kelas dengan TARGET apapun meski itu PUBLIC LECTURER dengan Guru mentereng karena ga sampai kuota Guru nya ngambek ga mau ngajar? Aku Masih ingat saat mbak ai sampaikan “Kelas Akber itu tidak kejar target peserta, yang penting ada guru-murid-kelas berapapun yang hadir harus lanjut”.

    Salam buat teman-teman di Akber Depok
    Rendra – Akber Pekanbaru

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s