Makna Tersirat Dari Kemegahan Hagia Sophia (Aya Sofya)

Berawal sebagai gereja lalu Masjid dan sekarang berfungsi menjadi museum, Hagia Sophia (Aya Sofya) adalah simbol utama bagi kota Istanbul. Hagia Sophia dibangun oleh Eastern Roman Emperor Justinian I pada 537 M. Masa pemerintahan Eastern Roman Emperor Justinian I adalah masa kejayaan Romawi. Desain Byzantium pada Hagia Sophia adalah yang terbaik dan menjadi gereja terbesar di dunia selama hampir 1,000 tahun.

anaresim

Hagia Sophia sempat mengalami kehancuran saat Konstantinopel diserang oleh Tentara Salib I pada 1204 H. Pada 1453 M, Hagia Sophia diubah menjadi Masjid setelah Sultan Muhammad (Muhammad Al Fatih) menaklukkan Konstantinopel dan mengubah namanya menjadi Istanbul. Sultan Muhammad memperlakukan penduduk Konstantinopel dengan baik dan tetap mempertahankan berbagai bangunan megah yang telah ada, termasuk Hagia Sophia.

hagia_sophia_interior

Meskipun Hagia Sophia berubah fungsi menjadi Masjid, berbagai ornamen gereja yang ada tetap dipertahankan. Oleh karena itu, jika saat ini kamu berkunjung ke Hagia Sophia, kamu akan melihat lukisan Bunda Maria bersanding dengan lambang Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut menunjukkan tingkat toleransi yang tinggi dari Sultan Muhammad, sebagai penakluk Konstantinopel dan pemimpin umat Islam pada saat itu, untuk tetap saling menghargai dan menghormati.

One thought on “Makna Tersirat Dari Kemegahan Hagia Sophia (Aya Sofya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s