Simple Things Mean Something

Rutinitas terkadang membuat kita lupa akan hal sederhana yang justru sangat bermanfaat dan membawa kebaikan bagi semua. Mari tanyakan kepada diri sendiri, masihkan mencium tangan orang tua setiap datang dan pulang beraktifitas? Masihkan berucap ramah kepada orang lain sepanjang hari? Hal sederhana yang justru luput dari keseharian itulah yang mungkin saja dapat mengurangi pundi-pundi amal untuk akhirat kelak. Yuk, kita renungkan kembali hal-hal sederhana itu.

Simple Things Mean Something

Tindakan Sederhana yang Terlupa

Orang Tua adalah mereka yang telah mengurus, memperhatikan dan melimpahkan kasih sayang kepada kita. Sudah sewajarnya bagi kita untuk berusaha bersikap yang terbaik kepada mereka. Hal sederhana yang mungkin terlupa adalah berpamitan, mencium tangan, dan mengucapkan salam saat datang dan pulang dari aktifitas. Jika jauh dari orang tua, usahakan untuk update selalu kepada mereka. Minimal sekali mereka tahu aktifitas kamu hari itu, jika kamu tidak ingin update yang terlalu detail.

Bersikap hormat kepada yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda memang mudah untuk teori tetapi terkadang sulit untuk dipraktekkan. Minimal sekali, tersenyumlah kepada siapapun yang menyapamu. Tapi, jangan terlalu banyak senyum ya, nanti dikira orang gila :p

Sikap ramah merupakan hal sederhana yang benar-benar terlupa, terutama saat berada di angkutan umum. Persilakan mereka yang sedang hamil, membawa anak kecil, sakit, dan lansia untuk duduk. Jangan berpura-pura tidur atau bersikap acuh saat melihatnya. Bantu siapapun dan dimanapun saat mereka memang membutuhkan pertolongan. Namun, saat dengan orang asing, sikap ramah tersebut akan lebih baik jika dibarengi dengan tetap bersikap waspada.

Kata-kata Sederhana yang Terlupa

Kata maaf, tolong, dan terima kasih di era modern dengan aktifitas yang padat dan cepat serta kehidupan yang cenderung individualis, kata-kata tersebut menjadi sangat langka. Mereka yang tetap setia mengucapkannya seakan memiliki sifat rendah diri. Pada kenyataannya, mengucapkan kata maaf, tolong, dan terima kasih dengan tulus saat waktu yang tepat akan memberikan efek luar biasa, tidak hanya bagi yang mengucapkan namun juga bagi yang menerima.

Meminta maaf saat kita salah ataupun dianggap salah adalah hal yang mulia. Hal tersebut menunjukkan sikap dewasa yang berasal dari hasil instropeksi diri. Dengan sikap sederhana tersebut, kita akan mudah untuk memahami berbagai perubahan dan kejadian yang ada dan kita alami.

Menolong dan meminta pertolongan seharusnya adalah kegiatan yang saling timbal balik. Namun, saat ini meminta pertolongan sering dikomersilkan sehingga mereka yang ingin menolong pun menjadi apatis. Tempatkan diri pada keadaan yang sesuai dengan hati nurani kita sehingga menolong atau meminta tolong pun tidak membawa kerugian dan justru membawa manfaat.

Mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah menolong kita adalah hal yang biasa. Namun, berterima kasih kepada mereka yang menolong kita secara kasat mata adalah hal yang luar biasa! Misalnya, saat berada di restoran, berbelanja, dibukakan pintu, atau diberikan tempat duduk. Ucapan terima kasih kita adalah hal sederhana yang menunjukkan sikap menghargai orang lain.

Bacaan Sederhana yang Terlupa

Jangan lupa untuk membaca do’a saat akan memulai segala sesuatu. Allah SWT telah memberikan banyak sekali karunia-Nya mulai dari saat kita bangun di pagi hari dan tidur kembali di malam hari. Dengan membaca do’a, itulah sikap syukur kita kepada Allah SWT atas berbagai karunia yang telah diberikan oleh-Nya.

Tulisan Sederhana yang Terlupa

Di era komunikasi modern saat ini, kita sering berkomunikasi hanya melalui sms, email, chatting, tweet, dan berbagai media lainnya yang mengandalkan tulisan. Usahakan untuk tetap mengucapkan salam dan menuliskan hal yang baik seperlunya saja saat berkomunikasi. Jika untuk pekerjaan, tuliskan hal yang fokus kepada pekerjaan. Jika ingin menanyakan kabar teman, hati-hati agar tidak sampai ghibah atau membicarakan keburukan orang lain.

***

Itulah beberapa hal sederhana yang terkadang terlupa oleh kita, karena padat dan cepatnya aktifitas di kehidupan yang cenderung individualis ini. Mulai optimalkan kebiasaan sederhana, karena hal yang kecil bisa jadi adalah awal dari hal yang besar. Mulai dari saat ini, agar menjadi kebiasaan yang tidak lagi mudah terlupa. Mulailah dari diri sendiri sehingga orang sekitar kita pun mencontohnya dan kita menjadi pelopor tindakan baik yang penuh manfaat. Simple things can be meaningful :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s