Akademi Berkebun #7

Berkebun telah menjadi suatu kegiatan yang sangat menarik bagi saya sejak satu tahun terakhir. Setiap mendengar kata “berkebun”, yang tebayang hanyalah hijau, segar, sejuk dan nyaman. Sehingga, rasanya bukanlah hal yang membuang waktu bila saya mulai fokus untuk terus menimba ilmu baru yaitu, berkebun.

Semua tekad berkebun saya digerakkan oleh Indonesia Berkebun (@IDberkebun), komunitas yang fokus pada urban farming dengan 3 poin penting yaitu, Ekologi, Edukasi dan Ekonomi. Ekologi, diharapkan dapat membantu keselarasan kehidupan ekologi dan mengembalikan kesesuaian ekologi di perkotaan. Edukasi, memberikan dukungan serta informasi mengenai cara juga kegiatan berkebun. Ekonomi, pada akhirnya, urban farming dapat membantu kualitas hidup para pelakunya.

Di Kota Depok, bersama Depok Berkebun (@DpkBerkebun) saya berharap dapat menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Syukur Alhamdulillah, bila gerakan ini pun akhirnya dapat “menghijaukan” Depok.

Indonesia Berkebun membuktikan salah satu poin pentingnya, Edukasi, melalui Akademi Berkebun (@AkademiBerkebun). Diadakan setiap 2 bulan sekali di markas Banten Berkebun (@BntBerkebun) di BSD, Akademi Berkebun sangat membantu untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan semangat saya dalam berkebun. Hebatnya lagi, seluruh kegiatan Akademi Berkebun ini FREE alias GRATIS!!! :D

Dan, ternyata angkatan saya, angkatan 7, adalah angkatan terakhir yang Gratis. Angkatan selanjutnya bayar sebesar Rp 25,000 tapi tetap murah sekaliii untuk ilmu sebanyak ituuu ;)

Saya pergi ke Akademi Berkebun ini bersama 2 orang teman, Laras (@indriyaLaras) dan Anggie (@putrigie). Pada mulanya, Zahra (@zahraakun) pun ingin turut serta tetapi dibatalkan karena ada acara.

Diawali dengan pelajaran dasar mengenai berkebun. Step dalam proses berkebun, yaitu:

1. Pemilihan Lahan

2. Pengolahan Lahan
Pencangkulan: lahan diolah hingga gembur dan bebas dari akar rumput. Proses ini penting banget!

Zat kimia yang baik adalah N, P, K dan zat kimia yang ada di tanaman itu biasanya berasal dari sampah, polusi udara dan air. Tanah akan semakin tandus bila kekutangan mikroorganisme sehingga membutuhkan sesuatu yang bisa mengikat logam berat, residu dan mengurai pestisida. Itulah guna dari zat kimia yang baik. Tanaman organik adalah tanaman yang tidak mengandung residu, logam berat dan pestisida.

3. Pembibitan
Hal yang terpenting saat pembibitan adalah membuat bedengan yang jaraknya 30cm dari dasar dan harus dicangkul!
Fungsi dari bedengan adalah melancarkan sirkulasi udara dan mengalirkan air dengan baik.

4. Perawatan
– siram: dengan seberapa banyak air kita harus menyiram tanaman? Secukupnya aja, yang penting basah. Ga usah lebay, nanti tanamannya malah mati.

– sulam: menambahkan benih baru di tempat yang kosong

– siangi: tanaman dibersihkan dari gulma

– pemberian pupuk:
1st ~ saat mengolah tanah lalu kemudian menanam
2nd ~ seminggu kemudian
3rd ~ seminggu kemudian (14 hari setelah menanam)
4th ~ PANEN!!!

5. Panen

Sembari mendengarkan penjelasan, kami disuguhi paket lengkap getuk (makanan khas jawa) yang enak banget :’) *aduh mau nambah banget, lho.. hihi*

Selanjutnya adalah penjelasan mengenai Tanaman Herbal oleh Oma Ning. Di usia hampir 60 tahun, Oma Ning masih terlihat sangat energik, bersemangat dan tidak letih untuk berbagi. Ada banyak sekali tanaman herbal yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Oma Ning pun membawa banyak tanaman herbal untuk disumbangkan kepada Indonesia Berkebun, tidak lupa beberapa produk andalannya dari Mahkota Dewa.

Kami makan siang dengan nasi bogana plus buah-buahan segar nan lezat dari sunpride (@sunpride_id). Nasi Bogana-nya mantap banget, penuh gizi. Buah-buahannya pun enak dan maniiiss semuaaa…

Materi selanjutnya adalah hitungan ekonomi dalam berkebun. Kami diajarkan perhitungan ekonomi yang dibutuhkan dan nantinya akan dihasilkan dari kegiatan berkebun yang direncanakan.

Dan… ada tamu istimewa, lho…

Bapak Dahlan Ishkan!!! :D :D :D

Dengan wajah yang sudah terlihat lelah, beliau tetap mampir dan meluangakn waktunya bersama di Akademi Berkebun walaupun sangat singkat. Penuh semangat, Bapak Dahlan Ishkan bertanya kepada seluruh peserta satu per satu, “Punya kebun apa? Kalian punya kebun apa?”

Lalu, beliau mengatakan, “Kalian pasti lebih pintar dari saya karena saya tidak paham sama sekali tentang berkebun. Selama kegiatan itu baik dan membawa manfaat, lanjutkan terus dan pasti akan saya dukung!”

Pada akhirnya, tibalah saat yang ditunggu dari rangkaian kegiatan Akademi Berkebun, tanam dan panen!!!

Kita akan melakukan kegiatan tanam kangkung dan bayam juga panen jagung, kangkung dan bayam di kebun Banten Berkebun. Super seru banget!!!

Jadi, kita berangkat cuma bawa diri tapi pulang dengan membawa hasil panen kebun (1kg bayem, 1kg kangkung, 1kg jagung) dan goody bag (pot, sekop, teh ktk, topi jerami, tas pinggang).

Thanks banget Akademi Berkebun dan bu @Ida_Amal untuk ilmu dan pengalamannya yang ga saya dapet di kelas. Akademi Berkebun was totally fun!! :D

Ketua kelas dari Akademi Berkebun angkatan 7 adalah @jihanhasby dan wakilnya @jaeluns

Hari pertama setelah Akademi Berkebun, saya kenyang luar biasa makan jagung bonanza hasil panen bersama.. Manis banget, organik pula :D

Hari selanjutnya, saya sarapan dengan bayam hasil panen bersama.. lezat banget dan gizinya pasti terjaga. Entah sugesti atau beneran tapi bayam organik ini crispy! ;D

Dengan ikut Akademi Berkebun dan turut aktif di Indonesia Berkebun juga Depok Berkebun, saya semakin percaya bahwa Indonesia memang dan bisa sukses sebagai negara agraris,asal dikelola dgn baik oleh orang-orang yang tepat.

Bagaimana pendapat kamu? Setuju dengan pendapat saya?

PS. Jangan lupa ikut Akademi Berkebun, ya.. info lengkap bisa dicek di timeline @akademiberkebun atau @IDberkebun :)

5 thoughts on “Akademi Berkebun #7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s