Percik Bintang

Kamu lihat percik cahaya bintang disana?

Lihatlah baik-baik lalu kemudian resapi, percik bintang itu mirip sekali dengan dirimu. Iya betul, dirimu. Percik bintang hanya datang di malam cerah tanpa awan, jika mendung mengundang, percik bintang akan pergi tanpa ketahuan.

Tahukah kamu, percik bintang itu pun lebih baik dari dirimu. Meskipun dirimu telah memperlakukanku bak Ratu dan memberiku berbagai kenangan manis, semua itu tetap terkalahkan oleh percik bintang. Bayangkan saja, terkadang percik bintang datang saat langit kelam. Bahkan, percik bintang pun menemani bulan yang sendirian.

Mengapa kamu senang saat aku katakan kau mirip percik bintang?

Apakah kamu merasa begitu imut dan menggemaskan?

Tidak!

Percik bintang hanya ada saat langit cerah, seperti dirimu yang hanya ada saat aku bahagia. Percik bintang langsung menghilang saat mendung menerjang, mirip sekali dengan dirimu yang menjauhiku saat masalah menghadang.

Aku sungguh berharap menjadi mendung yang dapat menghilangkan percik bintang, menjadi aku yang menghapusmu dari kehidupan. Silakan dirimu pergi, wahai percik bintang.

#FF2in1 ke-2 hari ini. Kurang lebih, 10 menit :\

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s