Untuk Bunda

Ini adalah tulisan yang saya buat Untuk Bunda saya. Sudah lamaaa sekali dan Alhamdulillah, terpilih untuk masuk ke dalam buku Dear Mama #9 yang diterbitkan oleh NulisBuku[dot]com, an online-self publisher. Selamat membaca :)

***

Bunda…

Waktu aku takut dan menangis sejadinya, ku rasa takut akan kejamnya dunia yang mungkin menerkamku dengan berjuta tanya. Tapi, Bunda… tanganmu mengangkatku dan membelai mesra. Seakan tiada masalah penuh dengan asa, sampaikan rasa bahwa, “Dunia ini aman selama aku ada disisimu, Nak…”

Bunda…

Waktu ku kecil dan nyusahin semua, ga bisa apa-apa, hanya bisa menangis tanpa tawa. Cuma, ada tangan yang membantu tanpa kenal letih lesu. Meskipun kantuk amarah jadi satu, yang tersisa tetap hanya kelembutan syahdu.

Bunda…

Waktu ku beranjak besar, ku mulai senang bertengkar. Beda pendapat, beda pikiran. Semua ku keluarkan tanpa perhitungan. Ku keluarkan kata-kata kasar, seakan tak ada rasa sesal. Tetap saja, kau, diam menunduk, menahan tangis, air mata dan sedih. Amarahmu kau simpan, untuk nasihat yang menurutmu jauh lebih penting dari sekedar amarah.

Bunda…

Sekarang, aku cuma ingin minta maaf… kalau aku sudah ngerepotin, nyebelin, nyusahin…  aku ga ada maksud, Bunda… untuk membuatmu sedih. Aku hanya tak tahu, bagaimana cara membahagiakanmu.

Seluruh hidupku, ku beri pun tak akan mampu membuatku merasa, ku telah bahagiakanmu.

19/12/2006  23.38 WIB

Bunda and Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s