Dekatkanlah Hatinya Dengan Hatiku

Galau karena masalah cinta, pasti semua orang pernah, kan? Atau bahkan sering?

Baru-baru ini saya merasa sangat galau sekali, sampai nangis. Biasanya, ya sudah, begitu saja. Nangis sampai puas terus tidur. Makanya pas bangun mata udah kayak ditonjok banyak orang begitu hahaha..

Nah, Alhamdulillah, waktu galau terakhir ini saya sedang ber-sms ria dengan seorang teman yang sudah menikah. Wahhh… pasti dia tahu dong ilmu-ilmu tentang percintaan. Terutama mengatasi masalah klasik ala orang jomblo. Lalu, pastinya dia ga akan pelit kasih banyak saran dan wejangan.

Panjang lebar saya ketik sms-nya, udah ga tau malu banget deh, curcol (curhat colongan) sembarangan. Eits.. saya ijin dulu kok kalau mau curcol :p

Sesuai perkiraan, dia membalas sms panjang saya dengan sms yang lebih panjang lagi. Membaca sms dia membuat saya kaget. Mau shock juga lebay, tapi dibilang kaget juga ga salah. Masa ya, saya malah ditanya, “Kamu sudah siap menikah?“

Lhaaa…… masbrooo….. kaget, lho! Beneran deh!

Tapi, setelah dibaca sampai selesai, dibaca-baca lagi berulang-ulang, saran dan wejangan dia sangat baguuuss sekali. Sangat Islami dan benar-benar saran yang tidak terduga. Penuh nasihat tulus seorang teman kepada teman jomblo-nya yang galau bin risau. Jujur, saya terharu :‘)

Kalau ga percaya, coba baca nih sms-nya:

Pertanyaanku, kamu udah siap nikah belum? Kalau udah siap, minta bantuan temen untuk tanya dia. Dia mau ga sama kamu. Bingkai nikah loh ya.. Klo ya, syukur Alhamdulillah, jodoh, kayak Bunda Khadijah dan Rasulullah SAW. Klo nolak, Allah SWT tau yang lebih baik. Take it easy. Tapi klo belum siap, yaudah. Jangan ungkapin apa-apa, sambil kamu persiapin mateng buat nikah. Kebersihan jalan menuju nikah akan banyak berpengaruh ke keberkahan rumah tangga.

Dulu doaku sebelum nikah gini: “Allah, jika dia benar untukku, yang terbaik untuk kehidupan dunia-akhiratku, dekatkanlah hatinya dengan hatiku. Mudahkanlah jalannya agar berpadu. Jika dia bukan untukku, damaikanlah hatiku dengan apapun ketentuan-Mu.” Aku mencintai lelaki yang menikahiku, bukan menikahi lelaki yang ku cintai. Tapi, Allah memang tahu yang terbaik, aku bahagia.

Aku doa’in semoga kamu bisa segera dapat yang terbaik, biar ga kelamaan jadi pemudi galau :p

She is so sweet, isn’t she? :)

Seketika, saya langsung sembuh. Tidak ada lagi rasa galau apalagi mau nangis. Saya ingin membagi cerita lucu nan mengharukan ini ke teman saya yang lain, yang sedang jadi teman sms-an juga. Kita berdua sama-sama speechless, meskipun ujung-ujungnya kita malah saling suruh menikah hahaha

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali memiliki banyak teman yang sangat bijaksana dengan ilmu yang luar biasa. Dari sms sederhana malam itu, saya memiliki pegangan penting untuk masa depan.

Thank you, my friends :)

10/1/12  21.49 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s