Forever and Ever

Bantu aku tuk tentukan

Mana benar dan salah

Karena, dirimu aku tetap berdiri

Tunjuki aku arah

Sebab, utara selatan diriku

Terdapat padamu

Tolong aku ketahui pasti

Hal baru yang terus berganti

Jikalau dirimu tak ingin sendiri

Dan aku tetap begini

Temani hati dingin membeku

Selimuti dengan untaian kisahmu

Apakah, kehangatan

Juga kasih sayang

Terpancar pada sorot pandangan

Tantang aku saat lemah

Tanpa harapan dan cinta

Agar, tersenyum tegar

Hadapi derita datang menimpa
tertulis aku

Dalam perjanjian semu

Takkan pernah ragu

Berbahagia denganmu

Mengapa, harus ku bersedih

Duka lara

Sewaktu dirimu selalu mengangguk

Sembari mengayun erat

Tanganku tanpa lepas

Sepanjang waktu

Sepenuh masa

21/10/04

23.00 WIB

***Puisi ini diambil dari buku Sekeping Hati :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s