Kosong

Ada sesuatu yang kosong dalam diri. Entah apa, aneh saja. Berat *lebay*

Sebenarnya tidak ada yang salah dalam kehidupan yang dilalui. Masalah-masalah yang ada pun hanya masalah biasa, sehari-hari. Sudah sewajarnya mereka ada.

Tetapi, tetap saja, kosong. Ada bagian dari diri yang terasa hilang, meminta untuk diisi, memohon untuk dikasihi, berharap untuk kembali.

Ketika pandangan mulai menerawang, hidup terasa tak tenang, lebih suka begadang, rasa kosong itu semakin membesar. Terlebih ditambah dengan pengaruh hormon siklus bulanan, sudah lebay akan semakin terus lebay. Rasa kosong itu akan terus membuncah.

Ingin rasanya menangis, tetapi tentang apa?

Mau marah, pada siapa?

Biasa-biasa saja, terasa tak biasa. Ada saja alasan untuk merasa beda.

Keadaan mulai sensitive dan selalu banyak mau. Banyak gelisah. Banyak kecewa. Banyak marah. Banyak tertawa. Banyak senyum. Meskipun, tetap kosong.

Kosong, akankah mungkin terisi dan terpenuhi?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s