Teman Terbaik

Gw rasa, temen yang ada waktu lo butuh, susah, ataupun senang itu ga ada

Seperti pangeran dengan kuda putih

Hanya khayalan, imajinasi indah..

Teman terbaik adalah dvd, ice cream, chocolate, dan chips..

Mungkin pemikiran gw ini memang gila ya. Gw men-judge orang lain, seakan-akan tidak berkaca pada diri sendiri. Tapi, bukankah memang ini kenyataannya? terkadang setiap orang butuh waktu untuk dirinya sendiri. Menikmati waktunya sendiri. Merasakan pahit dan sedih sendiri. Tertawa bahagia sendiri. Akan ada masa-masa dimana “teman” itu adalah benda. Kita simpan bila bosan dan pakai bila perlu. Kita ingat bila butuh, lalu kemudian lupakan setelah selesai. Tidak perlu merasa jahat karena, semua orang pun berpikiran sama. Kita semua manusia.

Tidak semua pertemanan terasa manis, tidak juga selalu pahit. This is all about the time and condition.

So, anyone agree with me?

4 thoughts on “Teman Terbaik

  1. Agree with your thought of course.. yaa.. Everyone has their own life…
    And there is something such as a condition that people need his / her own privacy.. need time to be alone.. is it??

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s